× Home Polling Quiz Dictionary Login
Avatar

Sang Penata Rambut Harare (Bab 10)

October 01, 2020 Novel 124 Views


The Hairdresser of Harare sebuah karya sastra karangan Tendai Huchu, pertama kali dipublikasikan tahun 2010. Mengisahkan kehidupan Zimbabwe Kontemporer dilihat dari sudut pandang Sang Penata Rambut yang bekerja di sebuah Salon di Kota Harare.

Musik di salon berubah ke Urban Grooves, Hip Hop bernuansa lokal yang kurang berkualitas dan tanpa muatan artistik. Ketika Dumi mebawanya, aku memikirkannya sekali, Segera ritme musik itu dimainkan setiap hari, tidak ada seorangpun yang keberatan kecuali aku. Penyanyinya bernama Maskiri, Willom Tight, Rocqui, Extra Large, Penyanyi yang sama sekali tidak aku perhatikansebelumnya, sekarang mendominasi salon. Musiknya seperti suara pnci yang dipukul oleh anak-anak berusia tiga tahun.

"Musik ini tanpa lirik semua."

"Kamu tidak mendengarkannya, mereka bercerita tentang cinta, mencari uang dimasa sulit, penyatuan, rumah mungil, kehidupan sehari-hari dan tema yang sesuai dengan anak muda masa kini. Dumi melangkah untuk membela musiknya.

"Kamu tidak mendengar kebohongan dibalik aksen Amerika".

"Kamu bahkan tidak bisa mendengar penyanyi Rhumba yang kamu sayangi berkata-kata?"

"Paling tidak musik ini bagian dari budaya kita."

"Koreksi aku jika salah, namun aku percaya kamu mengatakan jika artis dari DRC mengekspresikan budaya kita.  walau anak-anak dijalanan tidak. Aku menemukan sesuatu yang tidak masuk akal."

Dia memonyongkan mulutnya ketika aku menemukan sesuatu yang menjijikan.

Dia tidak dapat memahami bahwa musik Rhumba universal, dan melewati hambatan bahasa, ruang dan waktu. Ketika Awilo Longomba bernyanyi tentang cinta kita merasakannya, ketika bernyayi dengan tema sedih kita juga ikut merasakan kesedihannya. Sekarang aku dibombardir dengan Urban Grooves yang membuatku pening. Hari inipun masih setidaknya untuk Selasa pertama setiap bulan dan Trina akan datang. Kita semua melihat kunjungan bulanannya.

Tak berapa lama kemudian, gemuruh pick up dieselnmya terdengar dari jalan. Suara mobilnya leboh mirip penggilian padi dari pada alata tranportasi. Dia memarkir mobilnya tepat didepan pintu. Tubuhnnya yang tinggi dan putih mengkah keluar dari mobil. Dia mengenakan kacamata hitam dan kenyataannya aku tidak pernah melihatnya tanpa berpasangan. dia memakai celana dan kemeja  warna khaki yang memunjukkan dia kurang berselera dan hanya menampilkan seperti tahun tiga puluhan.

"Makadini madzimai." Dia mengucapkan salam dengan akses full zezuru.

"Tiripo makadini." Semua membalas, seperti paduan suara anak Taman Kanak-kanak. Kita tidak pernah berbicara kepadanya dengan bahasa Inggris. kita semua tahu dia tidak bisa mengunakan bahasa inggris. Bintik-bintik dimukanya menandakan dia sering berjemur terlalu lama dibwah terik matahari .

"NY Khumalo ada? Dia memberiku pesanan besar dan aku harus memastikan jika apa yang dipesan adalah sesuai"

"Wah sayang tidak ada, namun aku tahu apa yang dipesannya." Agnes berkata sambil melangkah keluar.

Dia kembali dengan dua boks produk kecantikan rambut.

"Sama rambut asli jika kamu membawanya?"

"Aku tidak bisa mendapatkannya namun jika yang tiruan jika kamu mau?

Trina berkata dan mengangkat bahunya.

"INi harus dikerjakan kemudian." Jawab Agnes, sambil tina kembali untuk box yang penuh lainnya. Dia menghitung kembali dan memastikan sudah sesuai. kita harus mengetahui perkiraan yang harus tersedia untuk bulan mendatang. Sebagian Dark and Lovely bersamaan dengan Revlon yang kami dapatakan dengan kualitas rendah. Agnes masuk ke rumah belakang dan kembali dengan 6 botol berukurqan 2 liter minyak goreng. Dia hilir mudik hingga selesai memuat dua puluh empat darinya kedalam truk. Trina jarang menerima uang tunai, BBM mungkin kertas toilet. Sesuai yuang lebih baik daripada membawa tumpukan besar catatan. dia pernah hiduo di pertanian, satu di Beatrice, yang dia dapatakan dari warisan orangtuanya dan lainnya diluar kota diabtara jalan Chinhoi yang dimiliki bersama suaminya. Ketika reformasi pertanahan dimulai mereka terlalu cepat meninggalkan tanah pertanian di Beatrice dengan harapan akan diijinkan untuk menanam tembakau dan dan tanaman komersil lainnya.

Gerakan ini terlihat melalui invansi gelombang pertama dan mereka menerima surat dari pemerintah yang mengijinkan mereka tinggal. Ini sebuah keajaiban sebagaimana mereka melihat tetangga mereka diambil satu persatu. Kemudian setahun yang lalu, seorang menteri yang berkuasa yang menyukai oasing yang hijau sekarang dikelilingi oleh peternakan yang mengalami kerusakan besar. Mereka telah mengajukan gugatan ke pengadilan dan memenangkannya pencegahan penyitaan lahan peternakan mereka. Namun kemudian terjadi perang dokter hewan. Pekerja mereka dipukuli, ternak disembelih dan rumah digeledah, mereka melarikan diri dan tidak kembali lagi. Mentri ini dikabarkan memiliki delapan peternakan dan sebagaimana kita tahu masih menginginkan lebih. Ketika Trina menceritakan ini terdengar suranya yang menghiba semacam kerinduan untuk tinggal didaerah yang jauh dari hiruk pikuk keramaian kota dan tumbuh di ruang terbuka. Ada semacam gerakan keletihan dalama pembawaan dirinya. Mungkin dia masih berharap suatu hari nanti dapat memenangkan perkara ini dan kembali ke perternakan itu.Dia tidak pernah menceritakan kepada kami.Mereka telah membeli rumah di Harare dan suaminya berbisnis penjualan mobil dan dikirimkan ke luar negeri, Ketika mereka pergi ke plabuhan Durban, dia membeli persediaan untuk bisnisnya disekitar kota dan melegenda dengannya.

Keberhasilannya ada pada ketepatan dengan janjinya sesuatu yang tidak kami dapatkan dari pemasok lainnya.

"Aku bawakan hadiah untukmu." katanya sambil mengintip kedalam mobil. dan keluar membawa kemasan berwarna cerah yang menantang untuk dikeluarkan. Dia mencoba memainkannya agar kami menebaknya. Kalian tidak akan percaya bagaimana kami berteriak kegirangan ketika akhirnya mengetahui bahwa itu adalah tampon. Aku telah menggunakan cotton bals selama empat bulan ini--ini sangat buruk. Namun aku beruntung bisa memperolehnya. Tidak ada pembalut yang tersedia di toko sekarang ini. Kami semua telah mencari dipenjuru kota. Aku tahu ada beberapa wanita yang mempergunakan kain dan kemudian dicuci untuk dipergunakan kembali dan itu ngeri.

Ditangannya masih tersisa satu bungkusan "Dimana Patricia?"

"Dia telah dipecat."

"Oh.." Katanya sambmil menutup mulut.

"Aku penggantinya, namun bagaimanapun aku pikir tidak lebih bagus darinya." Dumi memperkenalkan dirinya. Sebelum dia sempat untuk berbicara. Dumi menghampiri dan menyentuh rambutnya.

"Kamu berantakan."

Trina menengok ke cermin dan menyisir rambutnya dengan jemarinya.

"Tidak terlalu buruk."

"Lihatlah, itu tidak akan berhasil. Duduklah di kursi." Dia memaksanya duduk di kursi.

"Aku tidak bermaksud kjasar tapi pernahkah kamu menangani rambut seperti milikku" dia memprotes sembari menggeliat saat ditahan oleh Dumi.

"Nyonya, andaipun anda Baboon, akan aku tata rambutmu, aku biasa mengerjakan semua jenis rambut.

Dia menyampo dan memberi conditioner ke rambutnya, sembari menguraikan rambut keritingnya. Disisirnya rambut itu dan memcoba membentuk model sebelum memutuskan akan dilakukan apa, dia mencoba kembali mengikat rambut dengan model ekor kuda.

"Kita harus meluruskan rambut dan memberi aksen warna coklat. Sayangnya kita tidak memiliki stok yang diperlukan, jika saja Nyonya memilikinya aku jamin Nyinya akan terlihat lebih menggairahkan dan suami Nyonya tidak akan mengenalinya."

"Oh Tuhan. Lama kau tidak ke salon. Beri tahu aku apa yang kamu butuhkan mungkin bulan berikutnya aku bisa membawakan produk itu dan kamu dapat menata rambutku."

Dumi menuliskan daftar yang dibutuhkan yang harus dibawa Trina untuk kedatangan berikutnya. Dia bersikeras untuk tetap tersedianya produk-produk itu selama Trina menjadi pemasok kami. Kami melihat Trina dari belakang berjalan ke arah mobilnya, dia selalu berjalan dengan goyangan pinggulnya. Dan itu adalah goyangan pinggul paling seksi yang pernah aku lihat. Dia pergi dan aku menyimpan tampon pemberiannya ke dalam tas, Jika waktunya tiba aku telah memiliki persediaan itu. Saat itu tidak ada satupiun dari kami mengetahui bahwa aksi Dumi ini akan mengakibatkan hancurnya reputasi salon dan memburuknya hubungan kami dengan Trina.